Di sisi lain, pemerintah Indonesia belum mengeluarkan keputusan resmi. Semuanya masih menunggu Sidang Isbat yang rencananya digelar pada 17 Februari 2026, atau bertepatan dengan 29 Syakban. Sidang inilah yang nantinya akan memutuskan secara resmi kapan Ramadan dimulai.
Meski begitu, kalender resmi 2026 dari Kementerian Agama memberi perkiraan. Berdasarkan kriteria MABIMS yang dipakai bersama Brunei, Malaysia, dan Singapura 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jadi, ada selisih satu hari dengan versi Muhammadiyah. Kepastian akhirnya, ya, tunggu hasil sidang isbat nanti.
Lantas, Tinggal Berapa Hari Lagi?
Kalau kita hitung dari awal Februari 2026, jaraknya sudah sangat dekat. Kurang lebih tinggal 17 sampai 18 hari lagi. Atau dengan kata lain, sekitar dua minggu lebih. Waktunya memang mepet untuk menyelesaikan segala persiapan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ramadan selalu dinanti. Bulan ini bukan cuma soal menahan lapar dan dahaga dari subuh hingga maghrib. Lebih dari itu, Ramadan adalah momen untuk melatih kesabaran, mengendalikan diri, dan meningkatkan kepekaan sosial. Di tengarai kondisi ekonomi yang kerap tak menentu, nilai-nilai semacam ini justru semakin relevan.
Diharapkan, Ramadan 2026 nanti bisa membawa dampak positif, bukan hanya bagi kehidupan pribadi masing-masing, tapi juga bagi keharmonisan sosial di sekitar kita. Semoga.
Artikel Terkait
IDAI Ingatkan Orang Tua: Lima Kunci Penting Saat Memilih Makanan Olahan untuk Balita
Chiki Fawzi Buka Suara Soal Tudingan Ngebet Jadi Petugas Haji
My Chemical Romance Akhirnya Pastikan Konser Tunggal di Jakarta, Tiket Mulai Rp1 Jutaan
Taylor Swift dan Kisah Ophelia: Dari Tragedi Shakespeare Menuju Kebahagiaan Baru