jelasnya lagi. Situasinya memang berulang.
Di sisi lain, ada sedikit kabar baik. Jembatan darurat yang ada disebut masih aman. Akses untuk kendaraan roda empat dari Maninjau ke Sungai Batang sudah bisa dilalui. Namun untuk jalan terban di Labuah Panjang, rencananya akan segera dibangun jembatan darurat baru menggunakan pohon kelapa pada Rabu (17/12).
"Pembangunan jembatan darurat bakal dilakukan bersama Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, masyarakat dan relawan,"
tutur Muzakar.
Ini bukan kali pertama Labuah berurusan dengan air bah. Jorong ini termasuk salah satu daerah yang paling menderita saat banjir bandang melanda pada akhir November 2025 silam. Kala itu, setidaknya belasan rumah rusak diterjang arus. Dan kini, mereka harus berhadapan lagi dengan mimpi buruk yang sama.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Prabowo Usul Penerapan WFH dan Penghematan Energi Tiru Langkah Pakistan
Real Madrid Singkirkan Manchester City Berkat Gol Telat Vinicius
Bea Cukai Siapkan Infrastruktur Digital Antisipasi Lonjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta