"Barang-barang itu sudah kami amankan dan buang dengan cara yang layak."
Untuk sekarang, penyelidikan masih terus digenjot. Siapa pelaku di balik aksi provokatif ini masih jadi misteri. Yang jelas, insiden ini terjadi dalam atmosfer yang sudah tegang pasca penembakan massal di Pantai Bondi pada Minggu lalu, yang menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan lainnya.
Dua peristiwa beruntun ini penembakan dan vandalisme bernuansa rasial menyisakan luka dan pertanyaan besar tentang kerukunan di Australia. Narellan, yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan terakhir yang tenang, justru berubah menjadi simbol ketegangan baru.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka