"Barang-barang itu sudah kami amankan dan buang dengan cara yang layak."
Untuk sekarang, penyelidikan masih terus digenjot. Siapa pelaku di balik aksi provokatif ini masih jadi misteri. Yang jelas, insiden ini terjadi dalam atmosfer yang sudah tegang pasca penembakan massal di Pantai Bondi pada Minggu lalu, yang menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai puluhan lainnya.
Dua peristiwa beruntun ini penembakan dan vandalisme bernuansa rasial menyisakan luka dan pertanyaan besar tentang kerukunan di Australia. Narellan, yang seharusnya menjadi tempat peristirahatan terakhir yang tenang, justru berubah menjadi simbol ketegangan baru.
Artikel Terkait
Prasetyo Hadi Bantah Ada Tokoh Oposisi dalam Pertemuan Tertutup Prabowo
Wamen Sosial: Sekolah Rakyat Harus Cetak Lulusan Tangguh Hadapi Zaman
Polres Kuansing Hanguskan Belasan Rakit Penambang Emas Ilegal
Wisata Edukasi Berujung Petaka: Lantai Gedung Tangsi Belanda Ambruk, 17 Orang Terluka