ujarnya merinci. Pada awalnya, program ini memang ditujukan untuk siswa dan ibu-ibu, namun kini fokusnya beralih untuk mendukung pengungsian.
Di sisi lain, kabar duka terus berdatangan dari lapangan. BNPB melaporkan perkembangan terbaru yang suram. Korban jiwa akibat banjir dan longsor di ketiga provinsi itu kembali bertambah.
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data BNPB, menyampaikan dalam jumpa pers di hari yang sama, angka kematian telah mencapai 1.030 orang.
"Untuk korban jiwa meninggal dunia ini bertambah 14 jiwa, dari 1.016 pada hari Minggu kemarin, saat ini menjadi 1030 jiwa,"
kata Abdul. Sebuah lonjakan yang menegaskan betapa beratnya situasi di sana. Sementara upaya bantuan pangan digenjot, daftar korban pun terus memanjang.
Artikel Terkait
Melawan Arus Jadi Sasaran Utama Operasi Keselamatan Jaya 2026
1.126 Personel Gabungan Turun, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Resmi Dimulai
Andre Rosiade Tinjau Huntara di Guguak Malalo, Soroti Lahan Pertanian yang Masih Tertimbun
Golkar Tolak Usulan Penghapusan Parliamentary Threshold, Sebut Kunci Penyelamat Pemerintahan