Di Gedung Auditorium PT PLN, Senin (15/12) lalu, suasana tampak khidmat. Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri baru saja menyerahkan sejumlah sertifikat penting. Dokumen itu adalah hasil audit sistem pengamanan untuk Objek Vital Nasional dan sejumlah perusahaan tertentu, termasuk hotel, untuk tahun 2025. Intinya, ini upaya Polri memastikan standar keamanan benar-benar diterapkan di tempat-tempat krusial.
Acara yang digelar di lantai tiga itu dihadiri perwakilan dari beberapa BUMN dan perusahaan swasta. Mereka inilah yang dinilai telah memenuhi kriteria ketat dalam audit tersebut. Penyerahan sertifikat secara simbolis itu bukan sekadar formalitas belaka.
Kabaharkam Polri, Komjen Karyoto, hadir langsung memberikan penjelasan. Menurutnya, audit semacam ini punya tujuan yang cukup krusial: memberikan penilaian objektif dari luar.
Ia menegaskan, kewajiban Polri adalah membantu perusahaan, terutama yang masuk kategori objek vital nasional, mencapai standar terbaik. Soalnya, dari dalam sering kali merasa semuanya sudah baik dan cukup. Padahal, bisa saja masih banyak celah yang perlu ditambal.
Artikel Terkait
Masjid At-Thohir di Los Angeles Jadi Pusat Ibadah dan Perekat Diaspora Indonesia
Mantan Menag Yaqut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Tunggu Keputusan Kembali ke Rutan
Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Genjot Digitalisasi dalam 5 Tahun
Arus Balik Mudik Mulai Padati Jalan Alternatif Cibubur