Nah, hasil audit ini nantinya bakal jadi dasar pemberian masukan. Apa saja kekurangannya, bagian mana yang harus diperbaiki, atau alat apa yang belum tersedia. Semua itu penting banget untuk menjamin kelancaran proses produksi dan bisnis perusahaan.
Dengan sistem pengamanan yang makin solid, risikonya tentu bisa ditekan. "Risiko dapat diminimalisasi. Melalui identifikasi yang tepat, langkah antisipasi bisa disusun," ungkap Komjen Karyoto.
Ke depannya, dia berharap makin banyak perusahaan baik BUMN maupun swasta yang mau membuka diri untuk diaudit dan mengantongi sertifikasi serupa. Komitmen terhadap keamanan terpadu dinilai kunci menjaga stabilitas operasional.
Pada akhirnya, kegiatan semacam ini diharapkan bisa menyadarkan banyak pihak. Bahwa sistem pengamanan yang terpadu bukanlah biaya, melainkan investasi untuk keselamatan dan keberlanjutan usaha, terutama di objek-objek yang vital bagi negara.
Artikel Terkait
WNI Ditahan di Norwegia Usai Kecelakaan Salju Tewaskan Dua Lansia
Remaja Sukoharjo Digigit Kobra yang Diduga Numpang Paket Belanja Online
Kedubes AS di Kopenhagen Picu Kemarahan Usai Copot Bendera Peringatan Tentara Denmark
Muzani: NU Telah Menjadi Tulang Punggung Bangsa Sebelum Indonesia Lahir