Gus Zulfa Kumpulkan Kader NU Jabar, Tegaskan Pentingnya Merawat Kebersamaan

- Minggu, 14 Desember 2025 | 19:15 WIB
Gus Zulfa Kumpulkan Kader NU Jabar, Tegaskan Pentingnya Merawat Kebersamaan

Di Gedung PWNU Jawa Barat, suasana hangat terasa jelas. KH Zulfa Mustofa, sang Pejabat Ketua Umum PBNU, bertemu langsung dengan segenap pengurus NU se-Jawa Barat. Mereka yang hadir bukan hanya jajaran Pengurus Wilayah, tapi juga perwakilan dari 27 Cabang, plus badan otonom dan lembaga-lembaga di bawah NU. Intinya, berkumpullah para penggerak organisasi dari berbagai tingkatan.

Acara silaturahmi ini, menurut sejumlah saksi, berlangsung khidmat namun akrab. Tujuannya jelas: konsolidasi. Memperkuat barisan, sekaligus merajut kembali ikatan ukhuwah di internal Nahdliyin. Di tengah dinamika yang kadang bergejolak, pertemuan semacam ini dianggap penting untuk menjaga keutuhan.

Dalam sambutannya, Zulfa Mustofa menegaskan hal itu.

"Silaturahmi ini penting untuk merawat kebersamaan, menjaga ketertiban organisasi, dan memastikan NU tetap berjalan sesuai khittahnya sebagai jam'iyyah diniyyah ijtima'iyyah," ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Pria yang akrab disapa Gus Zulfa ini melanjutkan. Ia mengajak semua pengurus, khususnya di Jawa Barat, untuk fokus pada pelayanan. NU harus tetap menjadi rumah besar yang nyaman bagi semua warganya.

"Tugas kita bukan saling melemahkan, tapi saling menguatkan. NU harus terus hadir memberi manfaat, menenangkan umat, dan berkhidmat untuk bangsa," tegasnya.

Di sisi lain, kehadiran para sesepuh dan tokoh kunci juga memberi warna tersendiri pada acara tersebut. Dari Rais Syuriah PWNU Jabar, KH Abu Bunyamin, hadir bersama Wakil Rais Syuriah KH Ubaidillah Harist dan KH Musyfi Amrullah.

Tak ketinggalan jajaran Katib Syuriah. Tampak KH Ade Fatahillah, KH Asep Saepudin Abdillah, dan sejumlah nama lain seperti KH Rif'at Abi Syahid, Dr. Ramdan Fawzi, hingga KH M Lutfi, KH Cep Heri, dan KH Komarudin. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa silaturahmi ini dianggap krusial oleh semua lini.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar