Pihak kepolisian sendiri sudah bergerak cepat menangani kasus ini. Bahkan, jauh sebelum update kondisi korban, mereka sudah menetapkan seorang tersangka. Adalah AI, sang pengemudi mobil MBG, yang kini statusnya resmi sebagai tersangka.
"Saudara AI kami tetapkan sebagai tersangka dan kami sudah yakin dengan alat bukti yang kami miliki," tegas Kombes Erick di kantornya pada Jumat (12/12).
Erick menyebut kelalaian pengemudi itu sudah jelas. Bukti-bukti yang ada pun dianggap cukup kuat. Saat ini, AI sudah ditahan di Markas Polres Metro Jakarta Utara untuk proses hukum lebih lanjut.
Kejadian mengerikan itu sendiri berlangsung cepat, Kamis (11/12) pagi lalu. Mobil pengantar Makan Bergizi Gratis itu tiba-tiba nyelonong dan menerobos ke area sekolah. Menurut pengakuan AI, ia panik. Alih-alih menginjak rem, malah pedal gas yang diinjaknya dalam-dalam.
Akibatnya, total korban yang berjatuhan mencapai 22 orang. Mereka sempat berduyun-duyun dilarikan ke RSUD Koja dan RSUD Cilincing. Suasana chaos dan tangis pun sempat menyelimuti lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka