Dugaan Pembunuhan Menguat
Kasus ini pertama kali terbuka ketika jasad Arifianti ditemukan warga pada Sabtu (6/12) sore lalu. Wanita asal Jakarta Selatan itu tergeletak di jalanan dengan luka-luka. Dari situ, polisi langsung mencurigai adanya tindak kejahatan.
Kapolsek Gunungputri Kompol Aulia Robby, yang dihubungi terpisah pada Minggu (7/12), mengaku masih melakukan pendalaman. Meski begitu, indikasi awalnya mengarah ke pembunuhan.
"Dugaan kita ke situ. Tapi kita masih pengembangan. Ada lukanya, sementara itu dulu yang bisa kami sampaikan," kata Aulia.
Hingga kini, penyelidikan terus digenjot. Polisi masih merangkai motif dan alur kejadian sebenarnya. Pengejaran terhadap terduga pelaku menjadi fokus utama untuk mengungkap tabir kelam di balik kematian sang guru.
Artikel Terkait
Kemenag Tetapkan 17 Februari 2026 untuk Sidang Isbat Awal Ramadan
Guru Terancam Pidana, Perlindungan Hukum Masih Sekadar Janji
Habib Bahar Bin Smith Resmi Jadi Tersangka, Akan Diperiksa Pekan Depan
Kedatangan yang Penuh Duka: Purwanto Pulang Menyambut Jenazah Putra Tercinta