Siapa Pemilik Saham BEEF? Profil Lengkap dan Struktur Kepemilikan
PT Estetika Tata Tiara Tbk, yang dikenal dengan kode saham BEEF, merupakan emiten di sektor konsumen primer yang fokus pada produksi makanan olahan secara terintegrasi. Perusahaan ini adalah produsen utama berbagai makanan beku berbahan dasar daging sapi dan ayam.
Profil Perusahaan dan Jenis Produk BEEF
BEEF menghasilkan beragam produk makanan beku, antara lain sosis, bakso, daging patty, nugget, kornet, siomay, dan daging potong. Perusahaan menjalankan bisnisnya secara terintegrasi, mencakup proses mulai dari pemotongan, pembersihan, pengepakan, pengawetan, hingga pengolahan daging. BEEF juga memiliki usaha pembibitan sapi potong.
Fasilitas Produksi dan Jaringan Distribusi
Untuk mendukung operasinya, Estetika Tata Tiara mengoperasikan tiga fasilitas produksi strategis yang berlokasi di Cikarang, Salatiga, dan Subang dengan total kapasitas produksi mencapai 42 ton. Perusahaan juga didukung oleh tujuh fasilitas cold storage yang tersebar di Jakarta, Bogor, dan Tangerang.
Produk olahan daging BEEF didistribusikan ke berbagai segmen pasar, termasuk outlet kelas tinggi, industri HORECA (Hotel, Restaurant, Catering), industri pengolahan daging lainnya, distributor, serta langsung kepada pelanggan individu.
Struktur Kepemilikan Saham BEEF
BEEF melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2019 dengan melepas 376 juta saham pada harga Rp340 per saham. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 30 September 2025, struktur kepemilikan saham BEEF adalah sebagai berikut:
- Asia Agri International: Pemegang saham pengendali dengan 5,73 miliar saham (70,59%).
- Edie: Pemegang saham mayoritas dengan 658 juta saham (8,11%).
- Masyarakat: Memegang 1,72 miliar saham (21,3%).
Penerima manfaat akhir atau pemilik sebenarnya dari perusahaan ini adalah Diana Dewi.
Rencana Ekspansi dan Prospek Bisnis BEEF
Manajemen BEEF, melalui public expose insidentil di Oktober, mengungkapkan rencana ekspansi yang menarik. Perusahaan berencana untuk masuk ke bisnis sapi perah dan susu, perdagangan besar hewan hidup, serta merambah bisnis kerbau hidup potong. Ekspansi ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis, yang telah berjalan sejak Januari 2025.
Dengan rencana strategis ini, prospek pertumbuhan BEEF di masa depan terus diamati oleh investor. Harga saham BEEF tercatat menunjukkan performa positif, dengan kenaikan 11,22% dalam sepekan terakhir.
Demikianlah informasi lengkap mengenai siapa pemilik saham BEEF serta profil dan prospek bisnis PT Estetika Tata Tiara Tbk.
Artikel Terkait
OJK Targetkan Dana Masuk Pasar Modal Capai Rp250 Triliun pada 2026
IHSG Anjlok 2,83%, Seluruh Sektor Terkena Tekanan Jual
Pemerintah Godok Dua Opsi Skema Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
BCA Sekuritas Prediksi 2026: Dunia di Era Great Reset AI, Dihantui Ketegangan Geopolitik