Namun begitu, kabar duka tetap tak terelakkan. Di sisi lain, jumlah korban jiwa jauh lebih besar. Bayu mengonfirmasi bahwa korban tewas dalam insiden mengerikan ini mencapai 22 orang. Mereka semua adalah karyawan Terra Drone.
"Betul, seluruhnya adalah karyawan Terra Drone," katanya dengan nada berat.
Dari angka tragis itu, 15 di antaranya perempuan dan 7 orang laki-laki. "Udah 22 orang yang meninggal dunia, 15 wanita 7 orang laki-laki," ucap Bayu, melengkapi gambaran suram dari bencana tersebut.
Kronologi kejadian bermula ketika laporan warga masuk ke petugas damkar pada pukul 12.43 WIB. Hanya tujuh menit kemudian, operasi pemadaman resmi dimulai. Sampai saat ini, petugas belum bisa berpangku tangan. Mereka masih berada di fase pendinginan, memastikan bara api benar-benar padam dan tak menyisakan bahaya baru.
Artikel Terkait
Pemuda Jadi Poros Utama Pendidikan Global di 2026
Renovasi Rp 28 Miliar, Siswa SMPN 3 Depok Malah Bawa Meja Lipat dari Rumah
Tebing Pelindung Rp 40 Miliar di Bojonegoro Amblas Usai Rampung
Meloni Usulkan Trump untuk Nobel Perdamaian, Tapi Italia Ogah Gabung Dewannya