Namun begitu, kabar duka tetap tak terelakkan. Di sisi lain, jumlah korban jiwa jauh lebih besar. Bayu mengonfirmasi bahwa korban tewas dalam insiden mengerikan ini mencapai 22 orang. Mereka semua adalah karyawan Terra Drone.
"Betul, seluruhnya adalah karyawan Terra Drone," katanya dengan nada berat.
Dari angka tragis itu, 15 di antaranya perempuan dan 7 orang laki-laki. "Udah 22 orang yang meninggal dunia, 15 wanita 7 orang laki-laki," ucap Bayu, melengkapi gambaran suram dari bencana tersebut.
Kronologi kejadian bermula ketika laporan warga masuk ke petugas damkar pada pukul 12.43 WIB. Hanya tujuh menit kemudian, operasi pemadaman resmi dimulai. Sampai saat ini, petugas belum bisa berpangku tangan. Mereka masih berada di fase pendinginan, memastikan bara api benar-benar padam dan tak menyisakan bahaya baru.
Artikel Terkait
BI Resmikan QRIS untuk Turis Jepang, China dan Korea Selatan Menyusul
Pengantar Jenazah Amuk dan Tenda Bus Transjakarta di Depok, Berakhir Damai Lewat Mediasi Polisi
Solu Bolon Warnai HUT Toba, Bupati Ajak Masyarakat Bernostalgia
Polda Riau Musnahkan Ratusan Rakit dan Ungkap Puluhan Kasus Tambang Emas Ilegal