Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Menkominfo Meutya Hafid di Senayan, Senin lalu, sempat terhenti sejenak. Suasana berubah ketika Ketua Komisi I, Utut Adianto, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. Pikirannya tertuju pada ratusan korban bencana yang melanda sepanjang utara Sumatera, dari Aceh hingga Sumatera Barat.
"Dari pimpinan komisi, kita lupa tadi kita semua ikut berduka atas situasi nasional," ujar Utut, memecah kesunyian.
Suaranya terdengar berat. Ia menyebut angka korban jiwa yang hampir menyentuh seribu. "Jadi sudah hampir 1.000 yang wafat, yang hilang mungkin potensi juga masih besar," tambahnya, menggambarkan situasi yang ia sebut sangat memilukan.
Bencana itu bukan satu-satunya. Pikirannya juga melayang ke Jawa Tengah, tepatnya di daerah pemilihannya sendiri. Longsor di Banjarnegara telah merenggut nyawa. "Di Jateng di Dapil kami sesungguhnya sama, Bu, di Banjarnegara, Dapil saya yang wafat 17, yang belum ketemu 11," jelasnya sambil menyebut awal musibah berawal dari Majenang, Cilacap.
Menyaksikan rentetan musibah ini, Utut kemudian menyodorkan sebuah usulan yang ia anggap mendesak. Di hadapan Meutya Hafid, ia mengusulkan perlunya pembentukan kementerian khusus yang fokus menangani bencana.
Artikel Terkait
KPK Bongkar Goodie Bag THR Rp 20-100 Juta dari Bupati Cilacap, Target Setoran Rp 750 Juta
PPP Banten Gelar Muswil di Akhir Ramadan, Fokus Konsolidasi Jelang Pemilu 2029
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Publik dan Beri Diskon Wisata Saat Lebaran
OLXmobbi Gandeng Motul Berikan Paket Perawatan untuk Pembeli Mobil Bekas