jelasnya dengan berat.
"Tapi apa boleh buat, itu bencana alam. Setiap bencana ada hikmahnya," tambah Ketua Umum Partai Aceh itu, berusaha mencari secercah penerimaan di tengah kepiluan.
Dari semua wilayah yang terdampak, Aceh Tamiang digambarkan berada dalam kondisi yang paling mengerikan. Bukan sekadar rusak, tapi hancur lebur.
"Aceh Tamiang hancur habis, atas sampai bawah sampai jalan sampai ke laut habis semuanya. Yang paling terpuruk adalah Aceh Tamiang,"
tegas Mualem. Gambarannya suram: rumah-rumah warga banyak yang rata dengan tanah atau hilang tak berbekas, seolah daerah itu habis dilalap amukan alam. Jalan-jalan pun tak lagi dikenali, terhubung langsung dengan laut yang menjadi muara segala arus. Situasinya benar-benar di ujung tanduk.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka