Asap hitam pekat membubung tinggi di langit Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu sore kemarin. Sumbernya? Sebuah kapal nelayan yang dilalap si jago merah. Menurut keterangan petugas, titik awal musibah ini diduga kuat berasal dari korsleting mesin.
Gatot Sulaiman, Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta, menjelaskan kronologinya. "Percikan api dari korsleting di mesin kapal itu menyambar ke ruang tangki BBM," ujarnya.
"Begitulah awal mula kapal tersebut terbakar hebat," lanjut Gatot.
Laporan pertama masuk ke Pos Damkar Muara Baru sekitar pukul 17.25 WIB, dibawa oleh petugas keamanan yang melihat langsung kobaran api. Respons pun segera dilakukan. Tak tanggung-tanggung, 90 personel dikerahkan bersama 17 unit mobil pemadam untuk mengatasi situasi.
Di sisi lain, ada sedikit koreksi informasi dari pihak damkar. Awalnya disebut dua kapal yang jadi korban, tapi setelah dicek ulang, hanya satu kapal berukuran 31x7 meter yang hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai angka Rp 500 juta. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Upaya pemadaman yang cukup intensif akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 20.01 WIB, api dinyatakan berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
"Alhamdulillah, kebakaran kapal berhasil diatasi dalam keadaan aman," kata Gatot menegaskan.
Suasana mencekam itu terekam dalam sebuah video yang beredar. Tampak jelas jilatan api yang berkobar, disertai kepulan asap hitam yang mengepul dari lambung kapal, mengubah senja di Pelabuhan Muara Baru menjadi pemandangan yang mencemaskan.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi