Sore ini, kawasan Jakarta Utara masih berjuang melawan genangan air laut. Banjir rob belum sepenuhnya surut. Menurut data terbaru, setidaknya satu Rukun Tetangga (RT) masih terendam.
Laporan itu datang langsung dari BPBD DKI Jakarta. Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi lembaga tersebut, mengonfirmasi kondisi ini pada Jumat sore.
Data itu dia peroleh sekitar pukul empat sore. Dan tampaknya, warga pesisir harus bersiap untuk beberapa hari ke depan. BPBD sendiri sudah mengeluarkan peringatan banjir rob di Jakarta Utara diprediksi bakal berlangsung hingga tanggal 10 Desember nanti.
Lalu, apa penyebabnya? Yohan menjelaskan, ini akibat gabungan beberapa fenomena alam sekaligus. Fase bulan purnama berpadu dengan fenomena Perigee atau Supermoon, memicu pasang maksimum air laut. Kombinasi itulah yang kemudian membanjiri kawasan pesisir.
Artikel Terkait
Villarreal Hajar Real Sociedad 3-1, Melonjak ke Posisi Tiga La Liga
DKI Jakarta Terapkan Tarif Transportasi Umum Rp 1 pada Hari Raya Idul Fitri 2026
Idul Fitri Momentum Perkuat Solidaritas dan Seruan Keadilan Sistemik
Bos Arisan di Cianjur Dicokok, 400 Warga Rugi Rp 500 Juta Lebih