Nama Joko Widodo lagi-lagi disebut. Kali ini, terkait gelombang kasus korupsi yang menjerat sejumlah mantan bawahannya. Menanggapi hal itu, mantan presiden itu terlihat santai saja. "Sudah biasa," kira-kira begitu reaksinya.
Ditemui wartawan Jumat lalu, Jokowi mengakui bahwa namanya hampir selalu muncul dalam setiap kasus yang melibatkan pejabat era pemerintahannya. Menurutnya, hal itu wajar-wajar saja.
"Di setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya," ujarnya.
Alasannya sederhana: semua program kerja menteri, menurut Jokowi, bersumber dari kebijakan, arahan, dan perintah presiden. Namun begitu, dia dengan tegas membantah hal itu berhubungan dengan tindak pidana.
"Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi, enggak ada," tegasnya pendek.
Perkataan Jokowi ini muncul di tengah sorotan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas. Gelombang pemeriksaan pun merambah ke mantan menteri lainnya.
Artikel Terkait
Mabes TNI Mutasi 35 Perwira, Brigjen Tagor Rio Pasaribu Jadi Aster Kaskogabwilhan II
Jadwal Imsak dan Salat di Surabaya 17 Maret 2026 Pukul 04.09 WIB
PSM Makassar Terancam di Papan Tengah Klasemen Liga 1 2025/2026
Polisi Berlutut di Jalan, Redam Konflik Massa di Manggarai