Dalam pemberitahuannya ke Kongres, Departemen Luar Negeri AS punya alasan sendiri.
"Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan pertahanan Kanada yang kredibel untuk mencegah agresi di kawasan, memastikan interoperabilitas dengan pasukan AS, dan memperkuat kemampuan Kanada untuk berkontribusi pada pertahanan benua bersama," begitu bunyi pernyataan resmi mereka.
Sebelumnya, PM Carney sudah memberi sinyal. Agustus lalu, dia menyebut Kanada tahun ini akan memenuhi target belanja pertahanan NATO, yaitu dua persen dari PDB. Target yang sebenarnya baru direncanakan tercapai beberapa tahun mendatang ini, dipacu lebih cepat dari jadwal.
Artikel Terkait
BMKG: Panas Terik di Jakarta Dipicu Sinar Matahari Kuat dan Awal Musim Kemarau
Pemerintah Berlakukan Kerja dari Mana Saja untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Mantan Ajudan Prabowo, Brigjen Wahyu Yuniartoto, Dimutasi ke BAIS TNI
Union Berlin Menang Dramatis, Mainz Jauh dari Degradasi di Pekan ke-26 Bundesliga