Jakarta bakal diguyur hujan selama sepekan ke depan. Begitu prediksi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Intensitasnya diperkirakan ringan sampai sedang, tapi tetap perlu diwaspadai.
Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Metro Publik BMKG, Andri Ramdhani, Kamis lalu.
"Dalam sepekan ke depan, wilayah Jakarta berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," ujar Andri.
Namun begitu, situasinya mungkin bakal berubah. Menjelang akhir tahun, potensi hujan di Ibu Kota diprediksi akan meningkat. BMKG sendiri mengaku akan terus memantau perkembangan cuaca, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem. Informasi terkini akan selalu disampaikan kepada publik sebagai bentuk peringatan dini.
Di sisi lain, Andri juga menyoroti upaya lain yang sedang dilakukan pihaknya. Saat ini, BMKG bersama BNPB tengah fokus pada modifikasi cuaca di tiga provinsi di Sumatera tepatnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tujuannya jelas: mengurangi curah hujan di daerah yang baru saja dilanda banjir dan longsor, agar proses evakuasi dan pemulihan bisa berjalan lebih lancar.
Kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem ini rupanya juga sudah disikapi oleh Pemprov DKI Jakarta. Sehari sebelum pernyataan BMKG, Gubernur Pramono Anung sudah menggelar rapat dengan para kepala dinas, camat, dan lurah.
Artikel Terkait
Tim SAR Bertahan di Puncak Bulusaraung, Evakuasi Korban Pesawat Terhambat Cuaca Ekstrem
Polisi Gerebek Barak Narkoba di Pinggir Rel, Pelaku Lempar Batu dan Tembak dengan Senapan Angin
Andre Rosiade Tegaskan: Penertiban Tambang Ilegal Bukan Hentikan Nafkah, Tujuannya Kembalikan Hak Warga
Gerakan Rakyat Resmi Deklarasi Partai, Usung Anies Baswedan