Nah, setelah dompet berhasil dicuri, kartu kredit di dalamnya langsung digesek. Mereka menggunakan mesin EDC yang disediakan oleh tersangka WNI. Uang hasil gesekan itu lalu dikirim ke rekening luar negeri, salah satunya ke Uganda. Ada juga yang dikirim ke dalam negeri.
"Kerugian yang dialami keluarga Jeon Hye Bin cukup besar, mencapai Rp 132 juta," tambah Chandra.
Dua warga China disebut punya peran sentral. Mereka bertindak sebagai perekrut yang menghubungkan semua anggota sindikat ini. Sementara para pelaku lapangan bertugas mencari target, biasanya turis yang lengah.
Kini, kesepuluh tersangka telah diamankan. Kasus yang sempat menghebohkan ini menunjukkan betapa para pelaku menargetkan lokasi wisata yang padat pengunjung. Liburan keluarga artis Korea itu pun harus ternoda oleh aksi pencurian yang terorganisir.
Artikel Terkait
Brimob Gagalkan Rencana Tawuran, Sita Senjata Tajam hingga Motor di Jaktim
Oknum ASN Tebang Pohon di Jalan Iskandar Muda, Hukuman Disiplin Segera Dijatuhkan
Genangan 7 Hari, 7 Rumah Ambruk di Tengah Banjir Desa Idaman
Tragis di Jalan Sabilillah, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk yang Berhenti