Di sisi lain, Dubes Marc Gerritsen tak kalah berterima kasih. Dia menyoroti kecepatan proses yang hanya memakan waktu sekitar dua bulan sejak kunjungan menteri luar negerinya.
"Hanya dua bulan setelah kunjungan Menteri Luar Negeri saya, hal ini sekarang bisa dilakukan. Sekali lagi kami sangat berterima kasih," ujar Marc.
"Saya sangat bersyukur Indonesia mengizinkan kedua tahanan Belanda ini bisa lebih dekat dengan keluarganya, dan kami meminta hal ini karena alasan kemanusiaan, seperti yang sudah disampaikan Menteri," tuturnya lagi.
Bagi sang Duta Besar, momen ini bukan sekadar transfer narapidana. Ini adalah cerminan hubungan bilateral yang ia sebut hangat dan kuat antara Indonesia dan Belanda. Kerja sama di bidang hukum dan keadilan, katanya, telah lama terjalin dengan baik.
"Hari ini adalah momen penting dalam hubungan ini," pungkas Marc Gerritsen. "Dan saya berharap dapat memperkuatnya lebih jauh lagi di masa depan."
Artikel Terkait
Pasar Takjil Gampong Baro Ramai Setiap Sore Ramadan di Banda Aceh
Studi Ungkap Dampak Ekonomi Ramadan: Harga Pangan Naik, Produksi Industri Turun
BI Ingatkan Bahaya Tukar Uang di Pinggir Jalan, Ajak Masyarakat Gunakan Layanan Resmi
BRIN Temukan Mikroplastik di Kedalaman 2.450 Meter di Jalur Arus Lintas Indonesia