"Ketika ada panggilan tugas dari Pertamina, kami siap berangkat ke mana pun."
Dukungan dari rekan lokal pun mengalir. Vasco Francisco Silaen, AMT dari Medan Labuhan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran rekan-rekan dari luar daerah ini.
"Kami sangat bersyukur mendapat support dari teman-teman AMT dari luar daerah. Kami saling menjaga dan bekerja sama agar penyaluran tetap aman," katanya.
Di sisi lain, Mars Ega menegaskan bahwa semua langkah ini dijalankan dengan perhitungan matang. Keselamatan pekerja dan masyarakat jadi prioritas utama di tengah upaya percepatan distribusi.
"Kami akan terus bekerja keras, memastikan energi hadir untuk masyarakat dalam kondisi apa pun," tutupnya.
"Pertamina Patra Niaga all out untuk memulihkan pasokan."
Artikel Terkait
Keputusan Trump dan Tagihan Listrik Mahasiswa: Indonesia di Persimpangan Transisi Energi
Macet Parah, Puncak Pagi Ini Diterapkan Sistem Satu Arah Penuh
Nobel Perdamaian Dihadiahkan ke Trump, Komite Nobel Tegaskan: Penerima Asli Tak Bisa Diubah
Aksi Tak Senonoh di Bus Transjakarta Berakhir di Kantor Polisi