Di sisi lain, proses pendataan untuk korban yang rumahnya hancur masih terus berjalan. Pemerintah berencana membangun hunian sementara atau huntara bagi mereka.
"Kalau saya ingat, sampai hari ini huntara belum dibangun. Nah, saat ini tim sedang mendata siapa saja yang rumahnya benar-benar roboh dan membutuhkan tempat tinggal sementara," jelasnya.
Sementara menunggu, banyak warga masih bertahan di lokasi pengungsian. Mereka tersebar di berbagai tempat ada yang di masjid, gedung pemerintah, atau tenda darurat.
"Ada yang di masjid, ada yang di gedung, ada di kantor pemerintah, dan ada juga yang masih di tenda," kata Tito menggambarkan kondisi saat ini. "Sebagian lainnya mulai membereskan rumah mereka yang tidak terlalu parah terendam lumpur."
Artikel Terkait
PSI Banten Gelar Istighosah, Panjatkan Doa Khusus untuk Korban Bencana
Pezeshkian Ucapkan Terima Kasih ke Putin, Tuding AS dan Israel Campuri Urusan Dalam Negeri Iran
Banjir Pandeglang Surut, Warga Keluhkan Krisis Logistik dan Air Bersih
Kominfo Soroti Akar Masalah Keamanan Siber: Sistem Tua dan Kelalaian Manusia