Upaya pemulihan pascabanjir di Agam, Sumatera Barat, terus digenjot. Di lapangan, suara mesin alat berat kini menggantikan deru air mereka dikerahkan untuk membongkar material longsoran yang memutus akses jalan.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, mengonfirmasi hal itu.
"Alhamdulillah kami dapat bantuan alat berat," ujarnya, Senin (1/12/2025). "Jadi pelan-pelan kita bisa membuka akses dari Silumbang ke Kecamatan Palembayan."
Menurutnya, jalan di Nagari Tigo Koto Silungkang terputus total karena longsor. Bukan cuma satu titik. Ada sepuluh titik yang teridentifikasi, dengan rincian empat longsoran besar dan enam lainnya dalam kategori lebih kecil. Akibatnya, kendaraan sama sekali tak bisa lewat.
Namun begitu, progres sudah terlihat. Sejak pagi tadi, empat titik berhasil dibersihkan. Anom optimis akses bisa segera dibuka.
"Insyaallah besok jalan ini sudah bisa dilintasi masyarakat," katanya. Harapannya, begitu jalan lancar, distribusi logistik dan pemulihan kegiatan ekonomi bisa langsung bergulir untuk sekitar 500 kepala keluarga yang terdampak.
Ia menargetkan Selasa (2/12) besok, semua material longsoran tuntas dibersihkan.
Artikel Terkait
Pembatasan Truk di Jalan Tol Mulai 13 Maret, Antisipasi Lonjakan Arus Logistik Sebelumnya
Harga Emas Antam Turun Lagi, 1 Gram Dijual Rp3,12 Juta
Iran Tuding Israel Dalang Serangan Aramco sebagai Operasi Bendera Palsu
Polytron Konversi Kilometer Motor Listrik Jadi Donasi untuk PAUD di NTT