Bantuan Ratusan Juta Dikirim ke Korban Bencana Sumatera via Kapal Perang

- Senin, 01 Desember 2025 | 13:35 WIB
Bantuan Ratusan Juta Dikirim ke Korban Bencana Sumatera via Kapal Perang

Ratusan juta rupiah dalam bentuk bantuan segera dikirim untuk korban banjir dan longsor di Sumatera. CT ARSA Foundation menjadi pihak yang menyalurkan dana dan logistik tersebut, dengan menggunakan kapal perang TNI AL, KRI Radjiman, sebagai sarana pengirimannya.

Pengiriman direncanakan berangkat Selasa (2/12) besok. Menurut Latif Harnoko, Sekretaris Umum CT ARSA Foundation, donasi yang terkumpul ini berasal dari gabungan beberapa pihak yang peduli.

"Beberapa bantuan yang dicatatkan kami tadi dari Bank Mega Syariah saja sudah memberikan donasi Rp 300 juta. Terusnya itu ada lagi dari GABEMA Tapteng-Sibolga dari Pak Akil mungkin Rp 100 juta berikut bantuan logistik sendiri 31 juta,"

"Terusnya dari Yayasan Matauli, Bu Fitri dari putrinya Pak Akbar Tanjung Bantuan 30 juta, dan Yayasan Rumah Kebangsaan Bersaudara Bapak Simon yang memberikan lima ton beras, 500 dus,"

Harnoko yang kerap disapa Noko menjelaskan bahwa uang tunai yang terkumpul akan dibelanjakan untuk kebutuhan pokok. Beras, minyak goreng, dan air mineral adalah barang-barang utama yang sangat dibutuhkan di lokasi bencana.

Nah, soal pengiriman, inilah yang menarik. Mereka dibantu langsung oleh TNI Angkatan Laut. KRI Radjiman akan membawa semua bantuan itu, dan diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua hari perjalanan laut.

Sebelumnya, sempat ada rencana untuk membeli sembako di Medan agar lebih dekat. Tapi rupanya aksesnya sulit, jadi rencana itu urung dilakukan.

Setelah melakukan asesmen, tim memutuskan untuk memfokuskan penyaluran tahap ini ke Sibolga, Sumatera Utara. Meski bencana menyebar di beberapa wilayah seperti Aceh dan Sumatera Barat, konsentrasi awal adalah Sibolga.

"Kami dibantu oleh KRI Radjiman yang akan berangkat besok pagi dan berharap dua hari sampai. Karena ini kan musibah juga beberapa kota, Aceh, Sumut dan juga Tapteng, khususnya dengan Sumatera Barat. Jadi ada beberapa spreading. Jadi kami Radjiman ini langsung ke Sibolga, jadi kami fokus dulu ke Sibolga,"

Harapannya jelas: bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban. Noko juga berharap ini bukan aksi terakhir.

"Mudah-mudahan ini dapat bisa meringankan bagi semua yang tertimpa musibah. Dan insya Allah ini berjalan terus,"

Kini, tinggal menunggu kapal itu berangkat dan bantuan sampai di tangan yang membutuhkan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar