JAKARTA – Rencana Megawati Hangestri Pertiwi balik lagi ke Daejeon JungKwanJang Red Sparks di V-League Korea musim 2026/2027? Kayaknya mulai meredup. Media Korea ngasih bocoran kalau kebijakan klub lagi berubah arah. Katanya, pelatih Ko Hee-jin malah mulai melirik pemain voli asal China sebagai opsi lain.
Kenapa begini? Ya, nggak tiba-tiba. Cedera lutut yang sempat menghantui Mega jadi alasan utama. Banyak klub V-League jadi mikir dua kali atau bahkan tiga kali sebelum mau merekrutnya sebagai pemain kuota Asia.
Menurut laporan Sports DongA, minat klub-klub ke Mega ternyata nggak seheboh yang dibayangin sebelumnya. Padahal, awalnya banyak yang ngira bakal ramai.
“Federasi Bola Voli Korea (KOVO) udah hapus seleksi dan draft Kuota Asia mulai musim 2026/2027, ganti ke sistem free agent. Banyak yang menduga bakal terjadi perang penawaran sengit begitu Mega ngumumin balik ke V-League,” tulis media itu.
Tapi ternyata realitanya beda.
“Respons klub-klub V-League ke Mega kurang antusias. Mereka kabarnya mundur dari perang penawaran karena khawatir sama kondisi lutut kanannya,” lanjut laporan tersebut.
Bahkan dari pihak internal Mega sendiri sih mereka nggak menampik soal kondisi lutut itu. Tapi mereka tetap yakin pemulihannya bakal oke.
“Seorang pejabat dari tim Mega ngaku kalau lutut kanannya memang nggak dalam kondisi bagus. Tapi dia ngotot bilang nggak bakal ada masalah saat pemulihan di bulan Oktober nanti, pas musim 2026-2027 mulai,” tambah Sports DongA.
Nah, situasi ini langsung berdampak ke peluang reuni sama Red Sparks. Klub yang tadinya disebut-sebut jadi tujuan utama Mega sekarang mulai geser fokus.
Ko Hee-jin, pelatih Red Sparks, bahkan disebut turun langsung buat ngamati pemain voli asal China. Calon baru buat timnya musim depan.
Di tengah semua ketidakpastian ini, Hyundai Hillstate jadi satu-satunya tim yang masih keliatan buka pintu buat Mega. Tapi keputusan finalnya? Belum ada.
“Posisi Hyundai Hillstate gini: mereka bakal tanda tangan kontrak kalau udah yakin sama kesehatan Mega. Tapi kalau gagal, mereka juga lagi lirik pemain dari Jepang, China, dan Thailand,” tulis Sports DongA.
Laporan dari Sport Chosun juga nguatin hal itu. Hyundai Hillstate disebut tim paling serius yang udah mulai negosiasi, apalagi setelah kehilangan pemain mereka yang pindah ke Pink Spiders.
Tapi tetap aja, keraguan masih menghantui.
“Kekhawatiran terbesar Hillstate adalah apakah Mega bisa tunjukin kemampuan ofensif kayak waktu dia bela Red Sparks di final 2024-2025 setelah cedera lutut,” beber Sport Chosun.
Jejak Langkah Mega
Di luar soal cedera dan rumor, rekam jejak Megawati di V-League sebenernya nggak main-main. Musim debut 2023/2024, dia sukses bawa Red Sparks lolos ke playoff buat pertama kalinya dalam tujuh musim. Bayangin aja, tujuh tahun nggak ngerasain playoff, tiba-tiba tembus.
Terus musim berikutnya, 2024/2025, dia makin gila. Megawati pimpin timnya sampai ke final kejuaraan lagi-lagi buat pertama kalinya dalam 13 musim. Itu prestasi yang bikin banyak orang melongo.
Dalam dua musim, Mega main di 67 pertandingan, cetak 1.538 poin, dengan tingkat keberhasilan serangan 46,01 persen. Catatan yang nggak perlu diragukan lagi. Dia emang salah satu pemain kuota Asia terbaik yang pernah ada di liga itu.
Setelah musim 2024/2025 usai, Mega sempat nyoba peruntungan di Liga Voli Turki bareng Manisa BBSK. Tapi cuma main di pramusim doang. Terus dia balik ke Indonesia, tampil di Livoli Divisi Utama 2025 bareng Bank Jatim, dan sekarang lagi main di Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.
Saat ini, Mega lagi fokus bawa timnya di babak grand final Proliga 2026. Sambil nunggu kepastian soal masa depan di kancah internasional, dia tetap all out.
Jadi, gimana ceritanya ke depan? Peluang Megawati balik ke V-League masih ada, tapi penuh tanda tanya besar. Faktor kebugaran bakal jadi penentu utama. Apakah bintang Indonesia ini bakal bersinar lagi di Korea Selatan? Atau malah buka lembaran baru di tempat lain? Kita tunggu aja. (")
Artikel Terkait
Lamine Yamal Cedera Hamstring, Absen hingga Akhir Musim La Liga tetapi Diprediksi Pulih untuk Piala Dunia 2026
Veda Ega Pratama Siap Bangkit di Moto3 Spanyol Usai Crash di Austin, Modal Kenangan Manis Jerez
PSM Makassar Kalahkan Persik Kediri 2-0, Boboev Buktikan Janji di Lapangan
PSM Makassar Ungguli Persik Kediri 1-0 di Babak Pertama Lewat Gol Penalti Yuran Fernandes