Gerakan Ramah Lingkungan PSIM Yogyakarta: Tukar Sampah Dapat Zine & Susu Segar
Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul kini menjadi pusat dukungan dan aksi lingkungan. Dua komunitas, Bawah Skor dan Bumiku Lestari, menggelar program unik: menukar sampah dengan zine (majalah independen) dan susu segar sebelum setiap laga kandang PSIM Yogyakarta.
Cara Mudah Dapatkan Zine Sepak Bola dengan Menukar Sampah
Lokasi penukaran berada di depan Warung Mie Ayam Sarmintul, seberang Stadion Sultan Agung, yang buka dua jam sebelum kick-off. Suporter cukup membawa 3-4 botol plastik bekas, kardus, kertas, atau minyak jelantah untuk ditukar dengan satu zine Bawah Skor dan satu cup susu segar dari Bumiku Lestari.
Dimaz Maulana, inisiator Bawah Skor, menjelaskan program ini bertujuan memudahkan suporter mendapatkan zine sambil mendukung kelestarian lingkungan.
Bawah Skor: Wadah Literasi Sepak Bola Suporter PSIM
Komunitas Bawah Skor lahir untuk mengatasi minimnya arsip dan literasi sepak bola Indonesia, khususnya tentang PSIM Yogyakarta. Mereka memproduksi desain, buku, dan buletin, serta menerbitkan zine rutin tiap laga PSIM selama tiga musim terakhir.
Konten zine berisi opini, pengalaman menonton, dan tulisan dari suporter. Bawah Skor membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirim karya tulisannya, menjadikan zine sebagai platform latihan literasi dan pencarian penulis bola baru di Jogja.
Program penukaran sampah dengan zine dimulai tahun 2024 dan kini berkolaborasi dengan Bumiku Lestari. Setiap pertandingan, 300-500 eksemplar zine dicetak dan hampir selalu habis sebelum laga dimulai.
Bumiku Lestari: Edukasi Sampah dan Ciptakan Stadion Ramah Anak
Komunitas Bumiku Lestari fokus pada edukasi pemilahan sampah dan mengonversinya menjadi pangan fungsional seperti susu dan telur, bekerja sama dengan petani dan peternak lokal.
Rudy Akbar, Project Leader Bumiku Lestari, menyatakan tujuan mereka menjadikan stadion sebagai ruang ramah anak. Dengan memberikan susu dan zine, mereka berharap menghapus stigma bahwa stadion tidak aman untuk anak-anak.
Sampah yang terkumpul kemudian dipilah untuk didaur ulang atau di-upcycle menjadi produk baru. Rudy menekankan isu keberlanjutan sebagai fokus utama, dengan tujuan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya memilah sampah melalui insentif pangan.
Dampak Positif Gerakan Suporter PSIM
Kolaborasi ini menciptakan energi positif di stadion. Suporter tidak hanya datang untuk mendukung tim, tetapi juga membawa sampah daur ulang yang kemudian ditukar dan diubah menjadi bahan pangan bergizi untuk anak-anak. Inisiatif ini membuktikan sepak bola bisa menjadi media perubahan perilaku dan pelestarian lingkungan.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi, Incar Rumah Kosong dengan Ciri Lampu Teras Menyala
Garuda Muda Kalahkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17 2026
Arsenal Vs Atletico Madrid: Laga Penentuan Tiket Final Liga Champions di Emirates
Paus Sperma 15 Meter Terdampar Mati di Pantai Jembrana Bali