Nadiem Makarim Bantah Keras: Tak Terima Sepeser Pun! di Sidang Korupsi Laptop

- Senin, 05 Januari 2026 | 21:12 WIB
Nadiem Makarim Bantah Keras: Tak Terima Sepeser Pun! di Sidang Korupsi Laptop

Hari Senin (5/1) lalu, suasana di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat cukup ramai. Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim harus menjalani dua agenda sidang sekaligus terkait kasus pengadaan laptop Chromebook yang menjeratnya. Sidang berjalan untuk pembacaan dakwaan dan eksepsi.

Sepanjang hari, Nadiem tampak terus digiring jaksa. Keluar masuk ruang sidang, tanpa diberi celah untuk sekadar berhenti dan berbicara dengan awak media yang sudah menunggu. Ia langsung dibawa keluar gedung pengadilan, langkahnya cepat, tak sempat menoleh.

Meski begitu, di sela-sela kerumunan itu, Nadiem masih sempat melemparkan komentar pedas. Suaranya terdengar jelas menyerukan agar penegak hukum berhenti mengkriminalisasi sebuah kebijakan.

“Mohon, berhenti mengkriminalisasi kebijakan,” ucapnya, sambil terus didorong untuk berjalan.

Ia pun bersikeras membantah keras tuduhan menerima keuntungan materi. Dakwaan menyebut angka fantastis: Rp 809 miliar.

“Saya tidak menerima sepeser pun!” teriak Nadiem, membela diri.

Dalam sidang eksepsi sebelumnya, Nadiem justru mengeluhkan hartanya yang menyusut drastis selama ia menjabat. Kekayaannya yang semula tercatat Rp 4,8 triliun pada LHKPN 2022, merosot jadi sekitar Rp 600 miliar di laporan 2024. Penurunan yang signifikan.

Menurut penjelasannya, semua fluktuasi itu cuma ada hubungannya dengan satu hal: saham GoTo.

“Peningkatan surat berharga di LHKPN 2022 murni disebabkan harga saham GoTo yang melambung saat IPO ke kisaran Rp 250–300 per saham, sehingga kekayaan saya tercatat sebesar Rp 4,8 triliun,” jelas Nadiem di depan sidang.


Halaman:

Komentar