Ada yang mencurigakan sejak awal. Ternyata, pelat nomor kendaraan yang dipakai FG tidak sesuai dengan yang terdaftar di aplikasi.
Di tengah perjalanan, FG pun mulai berulah. Dia mengaku ingin menepi sebentar untuk mencuci muka. Tapi itu hanya akal-akalannya belaka.
Begitu mobil berhenti di bahu tol, sebelum exit Benda, situasi berubah mencekam. Pelaku pindah ke kursi penumpang dan langsung mengancam korban. Alih-alih mencuci muka, dia justru memerkosa NG di dalam mobilnya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Saling Menyalahkan
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Julio, Lepas dari Kenakalan Remaja
Buku Boni Hargens Diapresiasi sebagai Rujukan Politik Era Digital