Ada yang mencurigakan sejak awal. Ternyata, pelat nomor kendaraan yang dipakai FG tidak sesuai dengan yang terdaftar di aplikasi.
Di tengah perjalanan, FG pun mulai berulah. Dia mengaku ingin menepi sebentar untuk mencuci muka. Tapi itu hanya akal-akalannya belaka.
Begitu mobil berhenti di bahu tol, sebelum exit Benda, situasi berubah mencekam. Pelaku pindah ke kursi penumpang dan langsung mengancam korban. Alih-alih mencuci muka, dia justru memerkosa NG di dalam mobilnya.
Artikel Terkait
SIM Keliling Kembali Beroperasi di Lima Titik Jakarta untuk Perpanjang SIM A dan C
Kartu Merah VAR untuk Kelly Picu Kekalahan Juventus di Liga Champions
Inisiator Papua Connection Kecam Serangan KKB terhadap Guru dan Tenaga Kesehatan sebagai Teror Kemanusiaan
Atalanta Balikkan Agregat, Hajar Dortmund 4-1 untuk Lolos ke 16 Besar Liga Champions