Di sisi lain, upaya penanganan terus digenjot. BPBD dan instansi terkait dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan koordinasi.
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, bahkan sudah turun tangan langsung. Sejak Minggu, bantuan "masa panik" sudah disalurkan ke berbagai titik pengungsian.
Isinya beragam, mulai dari beras, sarden, mi instan, sampai makanan anak-anak. Juga ada minyak goreng, air mineral, telur ayam, kecap, saus, dan roti untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Tak hanya bantuan materi, Bupati juga menginstruksikan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi para pengungsi.
Terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, balita, lansia, dan penyandang disabilitas. Pengecekan kesehatan dilakukan secara berkala agar tidak ada korban jiwa yang berjatuhan.
Keadaan memang masih runyam. Tapi setidaknya, bantuan dan perhatian sudah mulai mengalir, meski rasanya masih jauh dari cukup.
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul Salurkan Bantuan Rp 776 Miliar untuk Warga Rentan di Bekasi
Indonesia Bidik Jadi Mitra Kunci Rantai Pasok Semikonduktor dan AI
Menteri Fadli Zon Dorong Revitalisasi Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu
Bareskrim Ungkap Gaji Operator Penipuan E-Tilang Dibayar Pakai Kripto