Di sisi lain, Rajiv juga tak lupa memuji inisiatif Kapolri yang mengajak anggotanya terlibat aktif dalam produksi jagung nasional. Hasilnya? Dalam sembilan bulan, Polri berhasil menghasilkan 2,84 juta ton jagung pipil. Usaha mereka, kata dia, tidak sia-sia.
Bukan cuma soal distribusi, perhatian Polri terhadap swasembada pangan juga terlihat dari pembangunan 19 gudang ketahanan pangan di 13 Polda. Kapasitasnya bervariasi, mulai dari 1.000 hingga 10.000 ton beras.
"Saya melihat Polri memberi perhatian khusus pada program swasembada yang menjadi visi Presiden Prabowo," tutur politikus NasDem asal Dapil Jabar II itu.
Karena itu, Rajiv mendukung penuh kelanjutan program GPM dan tanam jagung yang diinisiasi Kapolri. Ia berharap langkah ini bisa diikuti oleh lembaga lain agar visi swasembada pangan nasional bisa segera terwujud.
"Saya mendorong program GPM dan tanam jagung dilanjutkan dan ditiru lembaga lain," pungkasnya.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Pandeglang Dini Hari