Anggota Komisi IV DPR, Rajiv, memberikan apresiasi tinggi pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digerakkan oleh Polri. Menurutnya, program ini terbukti efektif menyalurkan ratusan ribu ton beras untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Tak tanggung-tanggung, dalam waktu kurang dari tiga bulan, gerakan ini berhasil mendistribusikan 153 ribu ton beras. Cukup mengesankan, bukan?
Rajiv, sang legislator muda, menyoroti peran penting Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memimpin langsung program ini. Ia menilai dampaknya sudah terasa secara signifikan di berbagai penjuru Indonesia.
"Program gerakan pangan murah Polri justru menjadi akselarator yang mempercepat target penyaluran SPHP kepada masyarakat di Indonesia," ujar Rajiv dalam siaran pers, Senin (24/11/2025).
Ia pun membeberkan angka yang cukup detail. Dari total 662 ribu ton beras SPHP yang didistribusikan antara Agustus hingga November 2025, kontribusi Polri mencapai 153.968 ton. Itu semua disalurkan hanya dalam 112 hari.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Pandeglang Dini Hari