Hari Guru Nasional 2025: Sekolah Tetap Beraktivitas, Tak Ada Libur

- Senin, 24 November 2025 | 09:10 WIB
Hari Guru Nasional 2025: Sekolah Tetap Beraktivitas, Tak Ada Libur
Hari Guru Nasional 2025: Libur atau Tidak?

Setiap tanggal 25 November, kita memperingati Hari Guru Nasional. Tanggal ini juga bertepatan dengan hari lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Intinya, hari ini adalah momen untuk menghormati jasa para pendidik bangsa.

Nah, karena ini hari penting, banyak yang bertanya-tanya. Apakah anak-anak sekolah bakal libur pada 25 November 2025 nanti?

Jawabannya: Tetap Masuk

Jadi begini, meski diperingati secara nasional, Hari Guru Nasional bukan termasuk hari libur. Aturannya sudah jelas tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.

Bunyi Keppres itu tegas:
"PERTAMA: Tanggal 25 Nopember ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional. KEDUA: Hari Guru Nasional sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA bukan merupakan hari libur."

Jadi ya, aktivitas belajar-mengajar di sekolah tetap berjalan seperti biasa.

Tanggal Merah? Bukan

Kalau kita lihat kalender 2025, tanggal 25 November jatuh pada hari Selasa. Dan di tanggal itu, tidak ada tanda merah sama sekali. Rujukan lainnya ada di Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama untuk tahun 2025.

Dokumen itu sama sekali tidak mencantumkan 25 November sebagai hari libur atau cuti bersama. Jadi, siswa dan guru tetap beraktivitas di sekolah.

Tema Perayaan Tahun Ini

Untuk peringatan HGN 2025, Kementerian Pendidikan punya tema khusus: "Guru Hebat, Indonesia Kuat". Sementara itu, Kementerian Agama mengambil tema yang berbeda untuk madrasah, yaitu "Merawat Semesta dengan Cinta".

Kedua tema ini akan jadi dasar pelaksanaan berbagai kegiatan. Mulai dari upacara, lomba-lomba kreatif, sampai pemberian apresiasi untuk guru. Biasanya, tiap sekolah juga punya kebebasan untuk merancang acara yang sesuai dan melibatkan para siswanya.

Jadi, meski tidak libur, semangat untuk menghargai guru tetap bisa diwujudkan lewat beragam kegiatan yang bermakna.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar