Jakarta Walking Tour Festival 2025 Tuntaskan Rangkaian Acara dengan Sukses
Festival berjalan kaki terbesar di Ibu Kota berhasil jaring ribuan peserta dari berbagai kalangan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) resmi menutup rangkaian Jakarta Walking Tour Festival 2025 dengan menggelar acara gathering apresiasi bagi seluruh peserta dan pihak terkait pada Selasa (18/11).
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum gathering sebagai wadah penguatan hubungan dengan seluruh pihak yang terlibat dalam kolaborasi penyelenggaraan festival.
"Gathering ini menjadi ruang bagi kita untuk merayakan kolaborasi dan semangat positif yang terbangun sepanjang festival. Kami berharap apresiasi ini tidak hanya menjadi penutup, tetapi juga pembuka untuk kemitraan yang lebih kuat di tahun-tahun mendatang," tegas Andhika.
Lebih lanjut Andhika menjelaskan bahwa festival ini berhasil menampilkan wajah baru pariwisata Jakarta yang tidak hanya menawarkan pengalaman berbeda, tetapi juga mengedepankan potensi wisata berbasis kedekatan dan nilai edukasi.
Antusiasme Meningkat, Partisipasi Tembus Ribuan
Selama periode penyelenggaraan dari 13 Oktober hingga 13 November 2025, festival berhasil menarik 2.350 peserta yang berasal dari beragam latar belakang termasuk pelajar SMA/SMK, mahasiswa, asosiasi pariwisata, komunitas, dan media.
"Tingginya antusiasme masyarakat ini menjadi indikator jelas meningkatnya minat terhadap wisata urban berbasis perjalanan kaki yang menawarkan perspektif baru," ungkap Andhika.
Dampak Berkelanjutan bagi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, menyampaikan optimisme bahwa kesuksesan festival ini akan mendorong pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih berkelanjutan.
"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan festival ini agar dapat memberikan nilai tambah tidak hanya bagi wisatawan, tetapi juga bagi para pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," papar Lucky.
Jakarta Walking Tour Festival 2025 merupakan hasil kolaborasi strategis antara Disparekraf DKI Jakarta dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia, dengan tujuan mempromosikan Jakarta sebagai destinasi wisata yang kaya akan warisan sejarah, budaya, dan keunikan lokal.
Festival ini menawarkan tiga paket utama kegiatan: Mainland Tour yang menjelajahi kawasan utama kota, Island Tour yang mengungkap pesona kepulauan Jakarta, serta Outbound yang menyajikan pengalaman wisata petualangan yang unik.
Artikel Terkait
Ahli Beberkan Kerugian Negara Rp7,2 Miliar dalam Kasus Korupsi Dana Tol Bengkulu
Serpihan Helikopter PK-CFX Ditemukan di Sekadau, Nasib 8 Penumpang Masih Gelap
Baleg DPR Ricuh Soal Status RUU Migas, Anggota Golkar Desak Dihapus dari Prioritas
Pembangunan Koperasi Desa di Lombok Tengah Capai 54 Persen