Jakarta Timur - Kawasan permukiman di Kebon Pala, Jakarta Timur, dilanda banjir sejak sore hingga malam hari. Genangan air menggenangi jalanan dan permukiman warga, mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat setempat.
Berdasarkan pantauan, banjir tersebut merendam jalan di kawasan tersebut. Seorang warga, Finka (25), mengonfirmasi ketinggian air mencapai sekitar 40 hingga 50 sentimeter.
"Banjir masih terjadi saat ini, ketinggian kira-kira 40-50 cm. Air mulai naik sekitar jam 3-4 sore, kalau tidak salah, itu sudah mulai tinggi air," ujar Finka ketika dihubungi pada Selasa malam pukul 22.30 WIB.
Finka menambahkan bahwa meskipun banjir mengganggu, belum ada warga yang mengungsi. Kejadian ini terutama menyulitkan warga yang sedang pulang dari pekerjaan.
"Banjir terjadi pas orang pulang kerja, jadi kesulitan warga untuk beraktivitas," jelasnya.
Data dari BPBD DKI Jakarta mencatat, sebanyak 42 RT di Jakarta masih terendam banjir pada malam itu. Curah hujan tinggi yang berlangsung sejak siang hari disebut sebagai pemicu, dengan ketinggian banjir di beberapa lokasi bahkan mencapai 90 sentimeter.
Banjir ini disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta luapan dari Kali Krukut dan Kali Sunter. Hingga pukul 18.00 WIB, banjir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.
Artikel Terkait
Kajari Medan Bantah Tuduhan Pemerasan Kontraktor di Kupang: Itu Fitnah
Tiga Girl Group HYBE — LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE — Rilis Single Kolaborasi “ICONIC BY MISTAKE” Pekan Ini
SBY Sebut Penguatan Rupiah dan IHSG sebagai Kabar Baik, Dorong Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Vonis Ringan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Dinilai Tak Berkeadilan