"Generasi muda memerlukan ruang untuk mengasah diri. Tarung Derajat memberi ruang itu, dengan pendekatan yang memadukan ketangguhan fisik dan ketegasan moral. Dari kejuaraan seperti ini diharapkan lahir atlet mumpuni, pelatih masa depan, dan anak-anak muda yang siap berkontribusi untuk Indonesia," kata Bamsoet.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Kejurnas Pelajar 2025 ini akan menjadi tolok ukur penting bagi pengembangan program pembinaan atlet di daerah. Semakin tinggi partisipasi pelajar, semakin besar potensi Tarung Derajat untuk mengukuhkan diri sebagai kekuatan budaya dan olahraga nasional.
"Bonus demografi harus dikelola secara serius. Olahraga bela diri seperti Tarung Derajat mengajarkan keberanian moral, ketangguhan mental, kecerdasan strategi, dan disiplin diri. Semuanya merupakan syarat yang dibutuhkan ketika generasi muda memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat," pungkas Bamsoet.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, di antaranya Sang Guru Badai, Christophorus MP dan Donni W Mahendro dari jajaran pengurus PB Kodrat. Dari pihak Kemenpora, hadir Penelaah Teknis Olahraga Muhammad Ilyas serta Pelatih Olahraga Ahli Madya Dadan Heri.
Artikel Terkait
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Lanjutan untuk Pemulihan Aceh
KPK Amankan Delapan Orang di Kantor Pajak Jakut Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Pegawai dan Wajib Pajak Diamankan
Patung Liberty Tersembunyi di Tangerang, Ternyata Bakal Jadi Cetakan