Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi kunci untuk mengusut dugaan kasus korupsi dalam pengadaan layanan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, yang dikenal sebagai Bank BJB. Kasus ini merujuk pada periode pengadaan tahun 2021 hingga 2023.
Saksi yang dimintai keterangan adalah Group Head Management Vendor (Mve) Bank BJB Pusat, M Aryana Wibawa Jaka. Pemeriksaan berlangsung di Kantor KPK, Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa fokus pemeriksaan adalah pada proses penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pemilihan metode lelang pengadaan iklan, serta penggunaan dana promosi. Investigasi ini bertujuan mengungkap potensi kerugian keuangan negara yang timbul dari praktik tersebut.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar 21 Situs Judol, Sita Dana Fantastis Rp 97 Miliar
Trump Kembali Panaskan Greenland, Opsi Militer Dikaji Serius
KPAI Soroti 70 Anak Korban Paparan Ideologi Kekerasan di Komunitas True Crime
Ayah Kandung di Kubu Raya Diringkus Warga Usai Perkosa Anak 11 Tahun Berulang Kali