Protes Generasi Z Meksiko: Aksi Turun ke Jalan Tolak Kekerasan
Ribuan warga, terutama dari kalangan Generasi Z, membanjiri jalan-jalan di Meksiko. Mereka membawa spanduk bertuliskan 'Generasi Z' sebagai bentuk kecaman keras terhadap maraknya aksi kekerasan yang memuncak setelah pembunuhan seorang wali kota yang dikenal anti-kejahatan.
Kemarahan massa memuncak di Mexico City. Sekelompok pengunjuk rasa berhasil merobohkan pagar pelindung di sekitar Istana Nasional, kediaman resmi Presiden Claudia Sheinbaum. Kejadian ini memicu bentrokan sengit dengan aparat kepolisian yang akhirnya melepaskan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.
Korban Jiwa dan Kerusakan dalam Aksi Unjuk Rasa
Laporan terbaru dari otoritas setempat mengkonfirmasi setidaknya 120 orang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah anggota kepolisian. Rinciannya, 100 petugas polisi terluka dengan 40 orang di antaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat memar dan luka serius. Sementara itu, 20 orang dari pihak pengunjuk rasa juga dilaporkan mengalami cedera.
Aparat keamanan telah menahan 20 orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dan penyerangan selama protes berlangsung. Selain itu, pihak kepolisian juga membuka penyelidikan terkait dugaan penyerangan terhadap seorang jurnalis dari surat kabar La Jornada, yang menuduh oknum polisi berada di balik insiden tersebut.
Artikel Terkait
Kolong Manggarai Bergejolak, Tawuran Warnai Awal Tahun
Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Picu Malapetaka di Bar Swiss
Atalia dan Ridwan Kamil Resmi Berpisah, Putusan Cerai Dijatuhkan Pekan Depan
Puncak Masih Rawan Macet, Sistem Satu Arah Tetap Siaga