Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) telah menjadwalkan perayaan Natal Nasional pada 5 Januari 2026. Acara akbar ini rencananya akan diselenggarakan di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, dengan mengundang Presiden Prabowo Subianto sebagai tamu kehormatan.
Ketua Umum Panitia Natal Nasional, Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa Presiden diharapkan hadir pukul 18.40 WIB. Sirait yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman mengungkapkan adanya arahan khusus dari Presiden mengenai penyelenggaraan acara tersebut.
"Arahan Bapak Presiden sangat jelas: menghindari kemewahan dan lebih mengedepankan bantuan sosial nyata," tegas Sirait dalam rapat persiapan di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Bentuk bantuan yang dimaksud meliputi bidang pendidikan, sembako, dan bentuk dukungan sosial lainnya.
Perayaan Natal Nasional 2026 juga akan memiliki dimensi kemanusiaan internasional. Prabowo Subianto menyetujui proposal agar perayaan ini menjadi wujud solidaritas untuk rakyat Palestina. Rencananya, Duta Besar Palestina akan diundang secara khusus untuk menerima persembahan yang dikumpulkan selama acara.
"Ini bukan sekadar masalah agama, tetapi lebih kepada nilai-nilai kemanusiaan universal," tambah Sirait menegaskan filosofi di balik inisiatif tersebut.
Panitia telah mempersiapkan kuota undangan sebanyak 5.000 orang dengan komposisi yang inklusif. Rincian peserta meliputi anak yatim piatu, penyandang disabilitas, janda, serta 500 guru agama Kristen, 500 guru agama Katolik, dan 500 guru sekolah negeri yang akan mendapat perhatian khusus.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Resmi Gelar CFD di Rasuna Said Mulai Minggu Depan, Beroperasi 05.30-09.00 WIB
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Sekitar GBK pada 6-7 Juni, Pengendara Diarahkan ke Rute Alternatif
Menteri Haji Tinjau Kesiapan KKHI dan Hotel di Madinah Sambut Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua
Mendagri Awasi Langsung Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Jaga Kredibilitas Seleksi Berbasis Data