Filosofi Parenting Try Sutrisno di Usia 90: Rahasia Pola Asuh Tegas Agar Anak Bahagia

- Sabtu, 15 November 2025 | 18:20 WIB
Filosofi Parenting Try Sutrisno di Usia 90: Rahasia Pola Asuh Tegas Agar Anak Bahagia

Try Sutrisno Rayakan Ulang Tahun ke-90 dan Luncurkan Buku Filosofi Parenting

Mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno merayakan hari ulang tahunnya yang ke-90 dengan menggelar acara syukuran. Momentum spesial ini juga dimanfaatkan untuk meluncurkan buku biografi yang mengupas perjalanan hidup dan prinsip pola asuhnya.

Acara syukuran dan peluncuran buku digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Buku bertajuk 'Filosofi Parenting: Rahasia Pola Asuh Jenderal Agar Anak dan Orang Tua Bahagia' ini ditulis oleh Adhyaksa Dault, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Prinsip Parenting Try Sutrisno: Tidak Memanjakan Anak

Dalam sambutannya, Try Sutrisno membagikan filosofi pengasuhan anak yang diterapkannya. Ia menekankan bahwa dirinya tidak pernah memanjakan anak-anaknya selama proses tumbuh kembang mereka.

"Saya selalu berkata kepada anak-anak saya, memanjakan anak sama dengan membunuh masa depannya," ujar Try Sutrisno. Prinsip ini kemudian diteruskan kepada generasi berikutnya, dimana anak-anaknya diminta untuk menasihati cucu-cucu agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri dan keluarga.

Pola Asuh Tegas dan Hidup Sederhana

Try Sutrisno juga menerapkan pola hidup sederhana dalam keluarganya. Ia konsisten tidak memanfaatkan fasilitas yang diterimanya untuk kemudahan anak-anaknya.

"Kami ingin anak-anak lebih kuat dengan tidak memberikan fasilitas dan lebih teguh," jelasnya. Pendekatan ini diyakini dapat membentuk karakter yang tangguh dan mandiri pada anak.

Nilai-nilai Utama dalam Keluarga Try Sutrisno

Beberapa nilai yang ditanamkan Try Sutrisno kepada anak-anaknya meliputi kejujuran, keberanian, rasa syukur, dan prinsip untuk tidak menyakiti orang lain. Ia percaya bahwa dengan fondasi nilai-nilai ini, generasi penerusnya akan tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat.

Try Sutrisno dengan rendah hati menyatakan bahwa keberhasilan anak dan cucunya bukan semata karena usahanya, tetapi juga karena doa dan dukungan dari banyak pihak. "Saya hanya menanamkan sedikit di sana," tutupnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar