Operasi yang dimulai pukul 23.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kecamatan Cengkareng, Sukarlan. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 12 personel yang berasal dari jajaran Satpol PP tingkat kecamatan hingga kelurahan. Tugas mereka meliputi pemantauan, monitoring, serta pemasangan spanduk imbauan di area taman yang kerap diidentifikasi sebagai lokasi transaksi prostitusi.
Gunawan juga menegaskan tentang prosedur operasi standar (SOP) yang mereka terapkan. "SOP kami selalu melakukan pembinaan terlebih dahulu. Tindakan akan berbeda jika sudah ditemukan unsur pidana, seperti pembunuhan atau kejahatan berat lainnya, yang tentunya akan menjadi ranah kepolisian," ungkapnya.
Kedua pria yang diamankan saat ini menjalani proses pembinaan di Panti Sosial Kedoya. Satpol PP Jakarta Barat berencana untuk terus melanjutkan operasi serupa secara rutin dan berkala. Tujuannya adalah untuk menutup segala ruang bagi praktik asusila yang marak terjadi di fasilitas-fasilitas umum, terutama di taman-taman yang kondisi penerangannya kurang memadai.
Artikel Terkait
China Bantah Keras Laporan AS Soal Pengiriman Senjata ke Iran
Warga China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cibobos Pandeglang
Imigrasi Amankan 346 WNA, Warga China Terbanyak dalam Operasi Wirawaspada 2026
Wisatawan China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cikesal, Lebak