Operasi yang dimulai pukul 23.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kecamatan Cengkareng, Sukarlan. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 12 personel yang berasal dari jajaran Satpol PP tingkat kecamatan hingga kelurahan. Tugas mereka meliputi pemantauan, monitoring, serta pemasangan spanduk imbauan di area taman yang kerap diidentifikasi sebagai lokasi transaksi prostitusi.
Gunawan juga menegaskan tentang prosedur operasi standar (SOP) yang mereka terapkan. "SOP kami selalu melakukan pembinaan terlebih dahulu. Tindakan akan berbeda jika sudah ditemukan unsur pidana, seperti pembunuhan atau kejahatan berat lainnya, yang tentunya akan menjadi ranah kepolisian," ungkapnya.
Kedua pria yang diamankan saat ini menjalani proses pembinaan di Panti Sosial Kedoya. Satpol PP Jakarta Barat berencana untuk terus melanjutkan operasi serupa secara rutin dan berkala. Tujuannya adalah untuk menutup segala ruang bagi praktik asusila yang marak terjadi di fasilitas-fasilitas umum, terutama di taman-taman yang kondisi penerangannya kurang memadai.
Artikel Terkait
ASN Satpol PP Cilegon Ditangkap, Diduga Sudah Jadi Pengedar Narkoba Sejak 2004
Mensos dan BPS Percepat Penyerahan Data Penerima Bansos untuk Triwulan II
Koleksi Ucapan Ulang Tahun Bernuansa Islami Kian Diminati
Kabel Internet Terputus Sebabkan Macet di Jalan Ir H Juanda Ciputat