Pentingnya Pendidikan Karakter di PAUD Menurut Selvi Ananda, Istri Wapres Gibran

- Kamis, 13 November 2025 | 11:48 WIB
Pentingnya Pendidikan Karakter di PAUD Menurut Selvi Ananda, Istri Wapres Gibran
Pentingnya Pendidikan Karakter di PAUD Menurut Selvi Ananda

Selvi Ananda Soroti Peran Krusial PAUD dalam Pembentukan Karakter Anak

Selvi Ananda, istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang fundamental sebagai fondasi bagi masa depan seorang anak. Menurutnya, penanaman karakter dan moral harus dimulai sejak usia dini untuk membentuk pribadi yang baik di kemudian hari.

Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Puncak Apresiasi Bunda PAUD yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

"PAUD dinilai sangat penting, termasuk oleh saya pribadi. Mengapa? Karena inilah fondasi utama untuk anak-anak di masa depannya. Di sinilah pendidikan karakter dan moral diajarkan untuk pertama kalinya," ujar Selvi Ananda dalam sambutannya.

Fokus pada Karakter, Bukan Calistung

Selvi Ananda menyampaikan pandangannya bahwa pada jenjang PAUD, anak-anak sebaiknya tidak langsung dibebani dengan pelajaran berhitung dan membaca (calistung) yang terlalu berat. Sebaliknya, fokus pendidikan harus dialihkan pada pembentukan karakter dan kemampuan bersosialisasi melalui bermain.

"Tujuan kita adalah membentuk anak menjadi pribadi yang baik. Pembelajaran tentang kasih sayang dan nilai-nilai kehidupan jauh lebih utama. Jangan sampai anak-anak kehilangan masa kecilnya karena dipaksa untuk bisa membaca dan berhitung sebelum masuk SD," tegasnya.

Ia menambahkan, "Biarkan anak-anak mengeksplorasi minat dan bakatnya secara alami. Tidak semua anak memiliki bakat yang kuat di bidang akademis, dan itu adalah hal yang wajar."

Hindari Membandingkan dan Membedakan Perlakuan

Selvi Ananda juga mengimbau para pendidik PAUD untuk memberikan perlakuan yang sama kepada setiap anak. Perbedaan kemampuan, seperti seorang anak yang belum lancar membaca, tidak boleh menjadi alasan untuk diperlakukan secara tidak setara.

"Sangat penting untuk tidak membandingkan anak satu dengan yang lain. Saya yakin setiap anak membawa bakatnya masing-masing. Perkembangan anak di usia dini berlangsung sangat cepat, perbedaan usia beberapa bulan saja bisa memberikan hasil perkembangan yang berbeda," jelasnya.

Peran Guru PAUD: Membimbing, Bukan Mengarahkan

Menurut Selvi, tugas utama seorang guru PAUD adalah membentuk karakter anak dengan mengikuti minat dan bakat alami yang dimilikinya, bukan dengan memberikan pengarahan yang kaku sejak awal.

"Tugas kita adalah membentuk anak sesuai dengan minat dan bakatnya, lalu mengarahkannya ke hal-hal yang positif. Yang terpenting adalah anak memiliki pendidikan karakter dan moral yang baik di usia emasnya. Inilah bekal dasar terpenting sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," imbuhnya.

Kolaborasi antara Sekolah dan Keluarga adalah Kunci

Di akhir penyampaiannya, Selvi Ananda menekankan bahwa peran keluarga tidak kalah pentingnya dalam pendidikan anak usia dini. Kerja sama yang erat antara orang tua dan para pengajar mutlak diperlukan.

"Pendidikan dasar bermula dari keluarga. Oleh karena itu, kolaborasi, kerja sama, dan komunikasi yang baik antara orang tua, tenaga pengajar, dan lingkungan pendidikan sangatlah dibutuhkan untuk menciptakan fondasi yang kuat bagi anak," tutup Selvi Ananda.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar