Presiden Prabowo Subianto telah mengonfirmasi rencana kunjungan kerjanya ke Australia. Kunjungan ini akan menjadi momen penting dimana Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana kunjungan ini. "Insyaallah, iya," jelas Prasetyo Hadi saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Senin.
Meskipun jadwal pasti keberangkatan belum diumumkan secara detail, tujuan utama kunjungan ini jelas untuk memperkuat kemitraan bilateral. "Dalam rangka membina hubungan bilateral," tegas Prasetyo Hadi menegaskan fokus diplomasi pemerintah.
Rencana kunjungan ke Australia ini melanjutkan agenda diplomasi internasional Presiden Prabowo yang cukup padat. Sebelumnya, pemimpin Indonesia ini telah menyelesaikan serangkaian kunjungan kerja ke Malaysia dan Korea Selatan pada akhir Oktober hingga awal November.
Di Malaysia, kehadiran Presiden Prabowo adalah untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN (ASEAN Summit). Sementara itu, di Korea Selatan, beliau memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan Puncak Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).
Kementerian Luar Negeri, melalui Menlu Sugiono, menegaskan bahwa partisipasi aktif dalam forum-forum strategis seperti ini menunjukkan komitmen Indonesia yang kuat. Diplomasi Indonesia fokus pada penguatan posisi global, kontribusi menjaga stabilitas kawasan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif bagi semua negara.
Artikel Terkait
Bupati Malang Lantik Putra Kandung Pimpin DLH, Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Trump Ancam Pecat Powell Jika Tak Lengser Tepat Waktu
KPK Geledah Tiga Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung
Harga Ban Mobil Populer April 2026: Cek TWI Sebelum Ganti