"Saya titip Bapak-Ibu untuk kita semua saling menjaga, saling peka, dan juga saling mengingatkan," pesan Gibran dalam kesempatan tersebut.
Proses Penyidikan dan Temuan Awal
Berdasarkan informasi yang berkembang, pelaku ledakan diduga mempelajari pembuatan bahan peledak melalui tutorial daring di platform media sosial. Tim digital forensik Kepolisian saat ini bekerja sama dengan kementerian terkait untuk menelusuri lebih lanjut sumber pembelajaran tersebut.
Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan adanya indikasi bahwa pelaku mengalami perundungan sebelum melakukan aksinya. Kombes Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa pendalaman terhadap latar belakang psikologis pelaku masih terus dilakukan.
Proses pemeriksaan terhadap pelaku yang masih dalam masa pemulihan kesehatan menjadi prioritas penyidik untuk mengungkap motif dan alasan di balik insiden ini secara komprehensif.
Artikel Terkait
Suami Tewas Ditikam di Pelukan Istri di Lubuklinggau, Pelaku Masih Diburu
Prabowo Saksikan Penyerahan Denda Hutan Rp11,4 Triliun ke Kas Negara
Kebakaran Hanguskan Ruko Grosir Sepatu di Pematangsiantar, Tak Ada Korban Jiwa
Mobil Avanza Terjun ke Sungai di Bangkalan, Pengemudi Diduga Keliru Injak Gas