Menurut pernyataan resmi dari Direktur Utama RSI Cempaka Putih, dr. Pradono Handojo, kondisi IGD rumah sakit telah dinyatakan clear per Sabtu (8/11) pukul 09.00 WIB. "Hingga saat ini, IGD kembali clear karena tidak ada lagi pasien di IGD yang merupakan korban dari SMAN 72," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, terungkap bahwa dua pertiga dari total korban ledakan mengalami gangguan pada pendengaran. Selain penanganan medis untuk luka fisik, para korban juga memerlukan pendampingan psikologis secara intensif untuk memulihkan trauma.
dr. Pradono menegaskan, "Setelah kondisi jasmani pulih normal, fokus berikutnya adalah pada konseling psikologi dan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan."
Artikel Terkait
Kemenag Tegaskan Distribusi Zakat Harus Berbasis Data Sosial Nasional
Bupati Bone Perintahkan Pembentukan Kios Pangan di Setiap Kecamatan Jelang Ramadan
Kemensos Setujui Pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur
Siswi SMP Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kali Terpencil Sikka