Di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, suasana tegang terasa Selasa lalu. Mantan Dirjen Paudasmen, Hamid Muhammad, duduk sebagai saksi. Sidang yang membahas kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook itu menyedot perhatian. Terdakwanya adalah Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar, dan Mulyatsyah, eks Direktur SMP di Kemendikbudristek.
Jaksa penuntut memulai dengan menanyakan soal sebuah rapat daring. Rapat itu dihadiri banyak pejabat, termasuk Fiona Handayani dan satu nama yang kemudian mencuat: Jurist Tan. Siapa dia? Mantan staf khusus eks Mendikbud Nadiem Makarim.
Nah, dari situlah kesaksian Hamid mulai mengalir. Menurut penuturannya, peran Jurist Tan di kementerian waktu itu luar biasa dominan. Bukan main.
"Setahu saya Jurist Tan diberi kewenangan untuk masalah IT, masalah anggaran, regulasi, sama SDM," ujar Hamid.
Ia melanjutkan, suaranya terdengar jelas di ruang sidang yang hening, "Jadi siapa pun juga yang nanti akan rotasi, mutasi dan seterusnya, promosi, itu kewenangannya Jurist Tan."
Artikel Terkait
Turki Akhiri Puasa 24 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon