MURIANETWORK.COM - Pemerintah Kabupaten Bone berencana mengoptimalkan transaksi digital sebagai salah satu strategi utama menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menyusul keikutsertaannya dalam pertemuan strategis tingkat provinsi di Makassar, Jumat (13/2/2026).
Sinergi Digital dan Stabilitas Ekonomi
Pertemuan Tingkat Tinggi (High Level Meeting) yang mempertemukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Sulawesi Selatan itu menjadi momentum penting. Forum tersebut bertujuan menyelaraskan langkah-langkah strategis antara pemerintah provinsi dengan seluruh kabupaten dan kota. Dalam konteks ini, upaya digitalisasi tidak lagi dipandang sebagai program terpisah, melainkan sebagai alat pendukung kebijakan ekonomi yang vital.
Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin menjelaskan bahwa komitmen Pemkab Bone mencakup dua hal utama: menjaga stabilitas harga komoditas pokok dan mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Menurutnya, kedua hal ini saling berkaitan erat.
“Penerapan transaksi secara digital dalam penyelenggaraan pemerintah daerah merupakan bukti upaya kita menyesuaikan terhadap perubahan digitalisasi,” ujarnya.
Ia melanjutkan, “Upaya ini adalah bagian dari komitmen kita untuk menjalankan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan dan akuntabel.”
Artikel Terkait
Kevin Diks Jadi Sorotan Usai Insiden Penalti yang Tentukan Kekalahan Indonesia
Nenek di Bondowoso Tewas Tersambar Petir di Dalam Rumah
Angin Puting Beliung Rusak RSUD dan Puluhan Rumah di Jombang
Timnas Indonesia Takluk Tipis 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026