Gaza. Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari pimpinan Hamas di Jalur Gaza. Khalil al-Hayya menyatakan, organisasinya bersedia menyerahkan senjata. Syaratnya satu: pendudukan Israel harus benar-benar berakhir.
Pernyataan itu disampaikan Khalil dalam sebuah wawancara khusus dengan Al Jazeera, Sabtu lalu.
Namun begitu, dia juga mengingatkan bahwa soal senjata ini masih jadi bahan pembahasan yang alot. "Masih dibicarakan dengan faksi-faksi lain dan para mediator. Kesepakatan yang ada pun masih sangat awal," imbuh Khalil, menambahkan nuansa realitis pada gagasan besarnya.
Di sisi lain, di lapangan, aktivitas pencarian terus berjalan. Menurut al-Hayya, area-area baru akan dimasuki pada hari Ahad untuk mencari jasad sejumlah tawanan pihak Israel.
Artikel Terkait
Gadis 11 Tahun Nekat Jalan Kaki 17 Km Sendirian di Malam Hari untuk Temui Nenek
Wali Kota Tangerang Alihkan Belajar ke Daring, Imbas Banjir yang Belum Surut
Tower Seluler Ambruk, Hantam Mobil Parkir di Sekolah Surabaya
Genangan Kalimalang Tewaskan Pengemudi Ojek Online di Cikarang