Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Dapat Pendampingan Penuh, Ini 3 Bentuk Bantuan Mensos Gus Ipul

- Minggu, 09 November 2025 | 07:18 WIB
Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Dapat Pendampingan Penuh, Ini 3 Bentuk Bantuan Mensos Gus Ipul

Mensos Gus Ipul Pastikan Pendampingan Penuh untuk Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta

Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, telah melakukan kunjungan langsung untuk menjenguk para korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para korban saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Yarsi.

3 Bentuk Bantuan Kemensos untuk Korban Ledakan

Usai menjenguk, Gus Ipul menegaskan komitmen Kementerian Sosial dalam memberikan pendampingan komprehensif. Bantuan ini akan diberikan mulai dari masa perawatan hingga para korban kembali ke rumah. Adapun bentuk bantuan tersebut meliputi:

1. Perlindungan dan Jaminan Sosial

Pemerintah melalui Kemensos akan memastikan seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban ledakan SMAN 72 ditanggung. Hal ini disampaikan Gus Ipul untuk memberikan kepastian dan ketenangan bagi keluarga korban.

2. Program Rehabilitasi

Bantuan dilanjutkan dengan program rehabilitasi yang terbagi menjadi dua jenis:
Rehabilitasi Medis: Pemulihan kondisi fisik korban.
Rehabilitasi Sosial: Pemulihan kondisi psikologis dan sosial korban.

3. Tindak Lanjut dan Pemberdayaan

Fase terakhir dari pendampingan adalah program pemberdayaan. Gus Ipul menyatakan bahwa bentuk program ini akan disesuaikan dengan hasil asesmen mendalam terhadap kebutuhan masing-masing korban.

Kondisi Terkini Korban Ledakan SMAN 72

Gus Ipul melaporkan bahwa terdapat 15 korban ledakan yang dirawat di RS Yarsi. Secara umum, kondisi mereka sudah mulai menunjukkan perbaikan. Mensos juga mengapresiasi semangat tinggi yang ditunjukkan oleh para siswa untuk segera pulih.

Berdasarkan data dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, total korban luka akibat insiden ini mencapai 96 orang. Sebanyak 29 korban di antaranya masih dirawat di tiga rumah sakit: RS Islam Cempaka Putih, RS Yarsi, dan RS Pertamina. Dua korban dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Kapolri juga mengonfirmasi bahwa terduga pelaku ledakan merupakan siswa SMAN 72 dan saat ini masih menjalani perawatan. Ledakan ini terjadi pada hari Jumat, saat siswa dan staf sekolah sedang berkumpul untuk salat Jumat di masjid sekolah. Saksi mata melaporkan adanya suara ledakan dari tiga titik berbeda: area masjid, kantin, dan tempat duduk-duduk siswa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar