Banjir dan Longsor Putuskan Jalan Batu-Mojokerto, Rumah & Lahan Pertanian Rusak

- Jumat, 07 November 2025 | 20:24 WIB
Banjir dan Longsor Putuskan Jalan Batu-Mojokerto, Rumah & Lahan Pertanian Rusak

Banjir dan Tanah Longsor Putuskan Akses Jalan Raya Batu-Mojokerto

Akses jalan provinsi penghubung Kota Batu dan Mojokerto terputus akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Jumat siang (7/11). Peristiwa alam ini menyebabkan arus lalu lintas antara kedua wilayah tersebut terhambat dan terganggu secara signifikan.

Dampak Langsung pada Pengendara

Kejadian banjir yang menggenangi jalan raya menciptakan kondisi berbahaya bagi pengendara. Dari dokumentasi video yang diterima, terlihat pengendara sepeda motor yang memaksakan diri untuk melintas terjatuh akibat derasnya arus air dan material tanah. Hanya kendaraan roda empat tertentu yang berani melintas, sementara arus lalu lintas sempat tersendat di kedua arah. Arus air yang kuat bahkan berhasil menyeret kontainer milik pedagang warga yang berada di pinggir jalan.

Penyebab Banjir dan Longsor di Batu

Plt Kepala BPBD Kota Batu, Suwoko, mengonfirmasi bahwa bencana ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Dusun Lemah Putih, Desa Sumberbrantas, sejak pukul 11.00 WIB. Penyebab utama banjir adalah luberan air dari saluran yang tertutup material tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 12.00.

Longsor terjadi di tebing sisi timur jalan dengan dimensi yang cukup besar, yaitu panjang 8 meter, tinggi 7 meter, dan lebar 4 meter. Material inilah yang menutup saluran drainase, sehingga aliran air meluap dan membanjiri jalan raya.

Dampak Kerusakan pada Rumah dan Pertanian

Bencana ini tidak hanya mengganggu transportasi, tetapi juga merugikan warga setempat. Beberapa rumah warga, termasuk milik Kadir, Abdul Bari, dan Budiono, mengalami genangan air dan masuknya material tanah. Lahan pertanian warga juga turut terdampak, dengan tanaman seperti wortel, bawang putih, bawang merah, dan brokoli mengalami kerusakan.

Kejadian serupa juga terjadi di Dusun Jurang Kuali, Desa Sumberbrantas, di mana material longsoran sepanjang 15 meter menutupi lahan pertanian. Tim gabungan penanganan bencana, termasuk BPBD, telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pembersihan dan penanganan lebih lanjut.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar