Zohran Mamdani Terpilih sebagai Wali Kota Muslim Pertama New York, Tantang Trump

- Rabu, 05 November 2025 | 16:00 WIB
Zohran Mamdani Terpilih sebagai Wali Kota Muslim Pertama New York, Tantang Trump

Zohran Mamdani Terpilih sebagai Wali Kota Muslim Pertama New York City

Calon dari Partai Demokrat, Zohran Mamdani, berhasil terpilih sebagai Wali Kota New York City ke-111 setelah mengalahkan mantan Gubernur Andrew Cuomo dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa dalam pemilu yang digelar Selasa (4/11/2025). Kemenangan ini mencatatkan sejarah baru dengan menjadikannya wali kota Muslim pertama dalam sejarah kota New York.

Perolehan Suara Pemilu Wali Kota New York 2025

Mamdani berhasil mengamankan kemenangan dengan meraih lebih dari satu juta suara atau setara dengan 50,6%. Sementara itu, Andrew Cuomo harus puas di posisi kedua dengan perolehan 41,7%, dan Curtis Sliwa meraih 7,1% suara.

Respons Trump Terhadap Kemenangan Mamdani

Sehari sebelum pemilihan berlangsung, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan mengancam akan membatasi alokasi dana federal untuk New York City jika Zohran Mamdani memenangkan pemilihan. Dalam postingannya, Trump menyebut Mamdani sebagai komunis dan menyatakan akan memberikan dana federal dalam jumlah minimal yang diwajibkan saja.

Pidato Kemenangan dan Tantangan untuk Trump

Dalam pidato kemenangannya, Mamdani memberikan respons langsung terhadap ancaman Trump. "Jadi, Donald Trump, karena saya tahu Anda sedang menonton (pidato ini), saya punya empat kata untuk Anda: Turn the volume up! (Keraskan volumenya!)" ujarnya disambut sorak pendukung.

Mamdani berjanji untuk mengakhiri budaya korupsi yang menurutnya memungkinkan miliarder seperti Trump menghindari pajak dan mengeksploitasi keringanan pajak. Pernyataan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin progresif yang siap membawa perubahan bagi New York City.

Makna Sejarah bagi New York City

Kemenangan Zohran Mamdani menandai babak baru dalam sejarah politik New York City. Sebagai kota yang dikenal sebagai jantung ekonomi dunia dan tak pernah tidur, New York kini menyaksikan terpilihnya pemimpin dengan latar belakang Muslim pertama yang siap membawa angin perubahan dari Wall Street hingga Harlem.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar